Showing posts with label coffee. Show all posts
Showing posts with label coffee. Show all posts

Saturday, July 14, 2018

Menjadi volunteer di World Barista Championship 2017 : SEOUL

Bulan November tahun lalu aku berkesempatan untuk menghadiri event World Barista Championship (WBC) 2017 yang diadakan di Seoul, Korea Selatan. Mungkin buat penggila kopi di Asia, event ini sangat ditunggu-tunggu karena akhirnya setelah 10 tahun WBC yang selama ini hanya diadakan di Eropa / Australia / Amerika, akhirnya kembali lagi diadakan di Asia ! (terakhir di Jepang tahun 2007).


Tapi kali ini, aku datang nggak cuma sekedar menonton kompetisinya saja. Buat nambah pengalaman, aku mendaftar sebagai volunteer as stage support selama 3 hari untuk membantu pesertanya bertanding. Jujur aku belum pernah punya pengalaman seperti ini sebelumnya. Agak deg-degan juga sih, tapi disisi lain excited juga bisa membantu menjadi support partner yang bertanding. 

Saturday, February 16, 2013

Berbagi ilmu di Coffee Class

Dalam beberapa quarter, di tempat saya bekerja ada kegiatan untuk sharing ilmu tentang kopi yang biasa kami sebut Coffee Master Gathering. Kegiatan ini secara internal dilakukan untuk membangun passion para barista dan menjadi ajang untuk saling sharing pengetahuan tentang kopi. Menyenangkan rasanya bisa berbagi ilmu dengan mereka, karena ini juga menjadi kesempatan saya untuk merefresh kembali apa yang sudah saya tahu tentang kopi dan mengenal orang baru (saya punya prinsip, makin sering ilmu dibagi, pengetahuan kita makin bertambah! *maklum daya ingat saya agak lemah, kalo disimpen sendiri yang ada nanti malah lupa! XP hehehe*).


Coffee Class @ Kemang Square. (hey! Rica JKT48 is a Coffee Master :D) 

Salad berkafein itu bernama Barista's Salad with Chicken


Beberapa waktu lalu saat mengunjungi Singapura, saya menyempatkan diri untuk melipir ke salah satu gerai Starbucks yang berada di kawasan Bugis. Seperti biasa, kawasan ini selalu ramai oleh masyarakat setempat maupun turis, apalagi disaat yang sama berdekatan dengan hari raya Imlek, lokasi ini penuh dengan berbagai dagangan imlek. Tidak peduli dalam kondisi panas maupun hujan, para pengunjung tetap asyik berbelanja.

Sembari menunggu hujan reda, saya memesan Irish Cream Frappuccino, salah satu jenis ice blended dengan flavor syrup yang tidak ada di Indonesia (kapan lagi saya bisa mencobanya? :P) dan mata saya tertuju pada salah satu menu yang terpampang di pastry casenya : Barista Salad. Sang barista kemudian menjelaskan bahwa salad tersebut mengandung balsamic dressing yang dicampur dengan coffee! Hmm... sound interesting. Bikin penasaran.

Friday, January 25, 2013

Menjadi Barista...


Tidak semua pembuat kopi bisa disebut Barista.


Secara teori, barista adalah mereka yang bekerja dibalik espresso machine. peracik kopi. dan bekerja di sebuah sudut bernama 'bar'. Setipe dengan bartender, hanya saja minuman yang disajikan adalah minuman kopi berbahan dasar espresso.

Namun kalo boleh saya membuat definisi sendiri, saya punya definisi lain mengenai Barista.

Barista adalah mereka yang mendedikasikan hidupnya untuk secangkir kopi terbaik,
pemberi service yang membuat customernya selalu ingin datang kembali,
dan mereka yang tidak pernah malu...... menjadi seorang barista.

Karena esensinya menjadi barista adalah meracik dengan hati.

Berbeda tangan berbeda rasa.

Dan tiap cangkir kopi, rasanya tidak sama bukan? :)

Thursday, November 29, 2012

Barista = Pencitra Kopi. 

Dengan kopi yang sama, alat yang sama, rasa bisa berbeda jika dicrafting lewat tangan yang berbeda. Tergantung bagaimana kopi tersebut mau dicitrakan. 

Tuesday, November 27, 2012

Balada Kopi Instant

Kopi sachet. Kopi instant. Tinggal seduh langsung jadi. You name it. Saya pribadi sebenarnya bukan penggemar kopi instant. Namun saya juga tidak anti dengan kopi semacam ini. Karena saat masih menjadi mahasiswa, kopi sachetan seakan menjadi 'super hero' di saat saya butuh ngopi namun isi dompet sedang tipis-tipisnya. Murah meriah. Teman begadang yang setia :)

Ketika pertama kali saya belajar tentang kopi secara serius, saya sempat melakukan semacam eksperimen kecil. Sekedar buat 'seru-seruan' aja kok: coffee tasting kopi sachetan. Eksperimen iseng ini didorong rasa penasaran saya akan karakter kopi sachetan yang ada di pasaran.  Kopi seperti apa sih yang disukai masyarakat luas?

Hal yang saya lakukan ini sempat dianggap konyol dan membuat geli beberapa teman-teman saya yang juga menggandrungi kopi. "Dih ngapain kopi sachetan di tasting? kan gak pure kopi".  Bagi yang sudah terbuai dengan kenikmatan biji kopi asli, menikmati kopi sachetan mungkin rasanya agak gengsi. Tapi saya akui:
Saya pribadi pertama kali minum kopi justru dari kopi sachetan.
Melalui eksperimen kecil ini, saya tahu berbagai macam rasa yang dihadirkan lewat kopi sachetan, dan karakter orang yang meminum kopi ini. Mereka yang ingin serba praktis, ringkas, simple, gak neko-neko, sederhana, kurang lebih seperti itulah.

Walau sekarang saya sudah jarang banget minum kopi instant, saya berterima kasih berkat kopi instant akhirnya saya bisa ketrigger buat mengenal kopi lebih jauh. Anggap saja kopi instan ataupun kopi sachetan ini sebagai P3K : Pertolongan Pertama Pada saat butuh Kopi.

(Mana tau kan.....tiba-tiba terdampar di pulau atah berantah gitu, atau terjebak dalam situasi darurat yang boro-boro kepikiran bawa grinder dan mesin kopi. Yang bisa memenuhi kebutuhan darurat ngopi kita cuma kopi instan? :P)

Friday, April 29, 2011

Menikmati Ibrik & Moka Pot @ Coffee War

Di salah satu bilangan Kemang Timur, ada sebuah coffee shop yang membuat saya dan Bona tertarik untuk mengunjunginya. Namanya coffee war. Based on rekomendasi beberapa teman, coffee shop ini cukup menarik karena mereka menyajikan kopi tanpa mesin espresso. Alat brewing yang disediakan ada french press, moka pot, ibrik. Ibrik? Wow, sudah lama saya penasaran ingin mencicipi kopi yang dibrew dengan alat ini! *penggemar berat kopi hitam pekat :D*